Pilih program sesuai mata pelajaran yang ingin kamu ajarkan.
Setiap program dirancang sesuai cara mata pelajaran itu diajarkan di kelas — bukan berdasarkan teori pendidikan umum yang berlaku untuk semua bidang.
Dibangun dari cara tiap mata pelajaran diajarkan
Pengalaman kelas nyata sejak awal, bukan akhir
Praktikum mengajar terintegrasi dari semester pertama — bukan modul penutup di tahun akhir. Mahasiswa masuk kelas nyata jauh sebelum wisuda.
Kurikulum tiap program bukan saduran teori umum. Ia dibangun dari analisis bagaimana konsep sulit di setiap mata pelajaran benar-benar dijelaskan di depan kelas.
Sembilan jalur, satu keahlian: mengajar
Pendidikan Bahasa Indonesia
Pendidikan Bahasa Inggris
Pendidikan Matematika
Melatih guru memahami cara siswa mempelajari teks — dari analisis wacana hingga menulis kreatif yang diajarkan di SMP dan SMA.
Kurikulum berbasis praktik komunikasi kelas — mengajar keterampilan berbahasa Inggris secara kontekstual sesuai jenjang sekolah menengah.
Didesain untuk mengajarkan penalaran matematis — bukan sekadar rumus, melainkan cara siswa membangun pemahaman konsep secara bertahap.
Pendidikan Biologi
Pendidikan Kimia
Pendidikan Fisika
Menggabungkan kerja laboratorium dengan metode pengajaran biologi — melatih guru menjelaskan proses kehidupan secara konkret di kelas.
Melatih guru kimia berpikir dari sisi pedagogi kelas — cara menyajikan reaksi dan konsep molekuler agar dipahami siswa, bukan hanya dikuasai.
Mengajarkan cara menyederhanakan konsep abstrak fisika menjadi pengalaman belajar yang terstruktur dan dapat diikuti siswa SMA.
Pendidikan Geografi
Pendidikan Jasmani
Pendidikan Kewarganegaraan
Membekali guru geografi dengan metode pengajaran ruang dan lingkungan — dari peta hingga isu spasial yang relevan dengan kehidupan siswa.
Melatih guru pendidikan jasmani mengelola pembelajaran gerak dan kesehatan — dengan pendekatan yang terencana, aman, dan sesuai usia siswa.
Menyiapkan guru PKn yang mampu mengajarkan nilai-nilai kebangsaan secara kritis dan kontekstual — bukan hafalan, melainkan pemahaman warga negara.
Empat program berbasis laboratorium dan penalaran
Lima program dengan dinamika kelas yang berbeda
Matematika, Biologi, Kimia, dan Fisika — masing-masing dengan jalur praktikum dan metode pengajaran yang dibangun sesuai cara ilmu itu bekerja di kelas.
Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Geografi, Penjas, dan PKn — tiap program memiliki pendekatan pedagogi yang disesuaikan dengan dinamika unik mata pelajarannya.
